Postingan

Pengalaman Estetis

Gambar
Kunjungan ke Perpustakaan Nasional RI Jalan-jalan menelusuri ibu kota adalah hobi saya, mengulik tempat-tempat yang saya anggap unik. Dengan tidak memakan budget yg cukup banyak karena transportasi di jakarta sangat memadai dan terjangkau. Kali ini saya pergi mencari pameran seni, tujuan utama pergi awalnya ke Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta Pusat. Tetapi sayang, pamerannya ternyata sudah ditutup, kemudian tanpa pikir panjang saya langsung pergi ke Galeri Nasional tanpa melihat jadwal terlebih dahulu dan ternyata registrasi pamerannya menggunakan sistem online. Lalu saya memutuskan untuk pergi lagi ke Perpustakaan Nasional RI (PERPUSNAS). Nah, disini saya mendapatkan pameran yang unik. Pameran tersebut berjudul “Kalatanda Gelar Karya 8 Perupa”  Foto karya di atas bernama Big Meal dengan menggunakan mixmedia, karya ini memperlihatkan siklus kehidupan dunia tentang masalah ketahanan pangan, dan menyinggung wabah global covid yang mengancam manusia sehingga ada di uju...

Teori Mimesis dan Teori Significant Form

Gambar
Analisis 3 Karya Design Menggunakan Teori Mimesis dan Teori Significant Form  1. Analisis Poster gambar 1 : poster ilustrasi kesehatan Dilihat dari Teori Mimesis :  Pada poster diatas adalah sebuah karya yang dibuat dengan ilustrasi 2D, walaupun visualnya 2D jika dilihat dari teori mimesis mulai dari manusia, virus, tenaga medis, bumi, pedang, perisai dan masker. semua komposisinya diambil atau di tiru dari dunia nyata. Dilihat dari Teori Significant Form :  Bisa dilihat pada poster ini menggunakan prinsip keseimbangan dengan komposisi warna galaxy yang menarik.   2. Analisis Poster Musik gambar 2 : poster musik band mocca Dilihat dari Teori Mimesis :  Pada poster diatas adalah sebuah karya yang dibuat dengan ilustrasi 2D dengan perpaduan surealis, jika dilihat dari teori mimesis semua komposisinya diambil atau di tiru dari dunia nyata mulai dari manusia, awan, bunga matahari, kupu-kupu dll. Dilihat dari Teori Significant Form :  Poster ini menggunakan ...

Goldblatt, David - Aesthetics a Reader in Philosophy of the Arts

Gambar
Museum Seni Spektakuler vs. Deferensial di Abad Kedua Puluh Satu Oleh Larry Shiner   Dicetak atas izin penulis. Kontroversi abad kedua puluh satu tentang apakah desain museum seni yang spektakuler mengganggu apresiasi pengunjung terhadap seni di dalamnya dipicu oleh Guggenheim Bilbao yang ikonik karya Frank Gehry   tahun 1997. Gehry Bilbao mengenang Guggenheim lain, museum New York tahun 1959 milik Frank Lloyd Wright, yang memicu kontroversi yang sama: haruskah kesenian arsitektur museum mengerdilkan seni yang dikandungnya? Setelah Bilbao, banyak dewan museum menugaskan bangunan spektakuler, berharap dapat menarik ribuan wisatawan. Bangunan masuk Milwaukee tahun 2001 oleh Santiago Calatrava, menawarkan satu-satunya sayap mekanis besar yang membuka dan menutup di   atas atrium dramatis . Museum Seni Graz 2003 P eter Cook dan Colin Fournier terlihat seperti makhluk asing dari kedalaman yang telah dijatuhkan ke tengah-tengah kota barok itu. Penambahan Daniel...

Menurut Kalian, Mengapa Kita Perlu Hidup dan Hadir di kuliah DKV Unindra?

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh. Sebelumnya izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu Nama                   : Meiva Friza Nirmala NPM                    : 202146500940 Kelas                   : R3L  Mata Kuliah      : Filsafat Seni Dosen                   : Angga Kusuma Dawani, M. Sn.   Merealisasikan Hobi dan Cita-Cita Sejak Kecil  Dulu sekali saat saya masih berumur 2 tahun menurut cerita ibu saya, awal dari perjalanan saya menyukai menggambar dengan cara diberikan poster bergambar, dan poster itu ditempelkan di sekeliling kamar saya. Dulu ibu saya selalu mengajarkan terlebih dahulu apa itu macam-macam warna kemudian saya dibelikan crayon dan buku gambar, tapi saya lebih memilih menggambar di tembok rumah...